“Sembunyikanlah kebaikan-kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukan-keburukanmu, dan janganlah engkau kagum dengan amalan-amalanmu,bahwa keikhlasan belum sampai ke dalam hati kita sebagaimana yang dikehendaki Allah”
Dalam Islam, seorang pemimpin disebut ra-is atau kepala. Tentu, bukan tanpa alasan jika ia disebut kepala, karena posisinya memang sepenting kepala bagi seorang manusia.